RSS

PERKUMPULAN KLUB MOTOR SESUKUBANGSA DAN PERANANNYA DALAM MEREDAM FENOMENA GENK MOTOR DI KOTA BANDUNG

26 May

LATAR BELAKANG

Fenomena kejahatan yang dilakukan oleh Geng Motor di kota Bandung sudah sampai pada tingkat mengkhawatirkan. Hal ini nampak dari pemberitaan di media-media setiap harinya, bahwa kejahatan tersebut tidak saja menimbulkan kerugian secara materi tetapi juga telah menimbulkan kerugian jiwa. Hal tersebut sangatlah ironis dan bertentangan dengan budaya masyarakat Indonesia yang dikenal dengan sopan santun, ramah tamah dan cinta damai.

Ada 4 (empat) Geng Motor yang cukup meresahkan di Bandung yaitu Moonraker, XTC, Brigez, dan Grab On Road (GBR). Mayoritas anggotanya terdiri dari remaja/pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Jika tujuan awal dibentuknya kelompok tersebut murni sebagai menyalurkan hobi maka sekarang sudah menjurus ke arah kejahatan yang cenderung terorganisir. Hal ini di buktikan dengan meningkatnya kejahatan yang dilakukan oleh kelompok  geng motor, antara lain :  penyerangan terhadap mini market dan menjarah isinya, pengrusakan kendaraan bermotor, pemalakan, penodongan, perampasan dan penganiayan serta pengroyokan hingga korban meninggal dunia.

Disisi lain terdapat juga beberapa perkumpulan klub motor di Kota Bandung yang justru memberikan manfaat kepada masyarakat sekitarnya. Klub motor tersebut dibentuk berdasarkan kesamaan hobbi otomotif, kesamaan jenis dan merk kendaraan, serta kesamaaan tujuan sosial dalam klub motor tersebut. Beberapa klub motor tersebut diantaranya ada yang dibentuk berdasarkan kesamaan suku bangsa. Adapun klub motor sesuku bangsa yang ada di kota Bandung tersebut diantaranya adalah orang awak club (UAC). UAC merupakan klub motor orang – orang sesukubangsa Minangkabau di kota Bandung. UAC didirikan dalam rangka merangkul, khususnya, generasi muda suku Minangkabau yang ada dikota Bandung untuk menyalurkan hobbi otomotif secara positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.  serta tidak terjerumus ke dalam kelompok genk motor yang meresahkan masyarakat.

PERKUMPULAN KLUB MOTOR SESUKUBANGSA DI BANDUNG.

Disamping keberadaan beberapa Genk motor yang sangat meresahkan masyarakat di kota Bandung, terdapat beberapa perkumpulan klub motor di Kota Bandung yang justru memberkan manfaat kepada masyarakat sekitarnya. Klub motor tersebut dibentuk berdasarkan kesamaan hobbi otomotif, kesamaan jenis dan merk kendaraan, serta kesamaaan tujuan sosial dalam klub motor tersebut. Beberapa klub motor tersebut diantaranya ada yang dibentuk berdasarkan kesamaan suku bangsa. Adapun klub motor sesuku bangsa yang ada di kota Bandung tersebut diantaranya adalah orang awak club (UAC).

UAC merupakan klub motor orang – orang sesukubangsa Minangkabau di kota Bandung. UAC didirikan dalam rangka merangkul, khususnya, generasi muda suku Minangkabau yang ada dikota Bandung untuk menyalurkan hobbi otomotif secara positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

UAC diketuai oleh seorang yang dituakan oleh generasi muda Sukubangsa Minang Kabau di Kota Bandung dan dipilih secara musyawarah oleh komunitas tersebut. Adapun anggotanya adalah mayoritas generasi muda sukubangsa Minang Kabau

Adapun kegiatan yang  dilakukan oleh UAC adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang  otomotif, melaksanakan kegiatan sosial, dan touring ke luar Bandung.

PERANAN PERKUMPULAN KLUB MOTOR SESUKUBANGSA DALAM MEREDAM FENOMENA GENK MOTOR DI KOTA BANDUNG.

Sebagaimana diuraikan diatas bahwa terdapat beberapa genk motor dikota bandung yang sangat meresahkan masyarakat. Dan mayoritas anggotanya adalah remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Rentang umur tersebut merupakan masa remaja  yang sedang senang – senangnya berkumpul, bersosialisasi, berkreasi, bereksperimen menemukan jatidiri. Apabila tidak diarahkan dengan baik, maka para remaja yang memiliki hobby otomotif dalam terjerumus dalam penyimpangan dan bergabung dengan genk motor di Bandung.

Perkumpulan klub motor sesuku bangsa merupakan salah satu solusi untuk mengarahkan generasi muda menuju arah yang positif. Dalam klub motor tersebut, generasi muda dapat diarahka untuk berbuat positif.

Urang Awak Club (UAC) merupakan  salah satu klub motor yang didirikan berdasarkan kesamaaan hobbi otomotif sesame anggotanya yang memiliki suku yang sama yaitu Suku Minang Kabau Dikota Bandung. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan otomotif, kegiatan social, perlombaan, dan kegiatan touring ke daerah – daerah di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan – kegiatan tersebut dapat meredam fenomena genk motor karena dilaksanakan secara positif dan menarik minat generasi muda khususnya yang bersuku bangsa Minag Kabau. Disamping itu keberadaan Klub Motor tersebut juga diikuti oleh berbagai kalangan yaitu : pengusaha, mahasiswa, pelajar, polisi dan lain – lain. Beberapa anggota Polri yang memiliki hobby otomotif dan bersuku Minangkabau juga bergabung di dalam komunitas klub motor UAC. Dalam klub UAC mereka tidak menonjolkan sikap dan atribut sebagai anggota Polisi dan bersikap sebagai anggota klub motor yang berbaur dengan anggota klub motor lainnya. Secara tidak langsung para polisi tersebut dapat memunculkan perannya melalui pemolisian masyarakat (community policing). Para polisi yang termasuk dalam klub UACtersebut dapat berbagi informasi tidak hanya tentang otomotif, tetapi juga dapat berbagi informasi tentang pentingnya peran masyarakat bersama – sama dengan polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Dan anggota yang lain terkadang memberikan informasi tentang gangguan dan ancaman keamanan dan ketertiban, termasuk tentang informasi tentang genk motor sehingga dapat melaksakan pencegahan maupun penindakan terhadap pelaku genk motor. Hal ini tentu saja cukup dapat meredam fenomena genk motor di Kota Bandung.

KESIMPULAN

  1. Beberapa klub motor di kota Bandung dibentuk berdasarkan kesamaan suku bangsa, salah satunya adalah Urang awak club (UAC) yang merupakan klub motor orang – orang sesukubangsa Minangkabau di kota Bandung. UAC didirikan dalam rangka merangkul, khususnya, generasi muda suku Minangkabau yang ada dikota Bandung untuk menyalurkan hobbi otomotif secara positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
  2. Kegiatan – kegiatan yang diselenggarakan oleh klub motor sesuku bangsa khususnya UAC cukup dapat meredam fenomena genk motor karena dilaksanakan secara positif dan menarik minat generasi muda khususnya yang bersuku bangsa MinangKabau di Kota Bandung.

SARAN

  1. Agar pemerintah Daerah Kota bandung mengakomodir keberadaan klub – klub motor yang berbasiskan kesamaan sesuku bangsa karena dapat meredam fenomena genk motor di Kota Bandung.
  2. Agar Kepolisian daerah kota Bandung turut serta dalam mengembangkan keberadaan klub – klub basiskan kesamaan suku bangsa sebagai bagian strategi pemolisian masyarakat (community policing) guna mewujudkan keamanan dan ketertiban ditengah masyakat.

DAFTAR PUSTAKA

 

BUKU

Suparlan, P. 2008. “Hubungan Antar Suku Bangsa “. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Jakarta.

Yulizar, S. 2010. “Kontekstualisasi Kesukubangsaan di Perkotaan”. Institut Antropologi Indonesia. Jakarta

ARTIKEL INTERNET

Hasan, Mulyani. 2007. “Genk Motor di bandung”.

http://mulyanihasan.wordpress.com/2007/01/30/pos-214/, diakses pada 30 Maret 2011.

SL. 2010. “Belajar dari paguyuban klub motor di Bandung”

http://stephenlangitan.com/2010/07/belajar-dari-paguyuban-klub-motor-di-bandung/, diakses pada 30 Maret 2011.

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: