RSS

Mari dukung program e-KTP Indonesia !!!!!!

03 Feb

Jakarta – Perkembangan teknologi yang pesat dan derap langkah kehidupan yang cepat menuntut kemudahan layanan pemerintah dan bisnis sekaligus jaminan keamanan data identitas penduduk yang menerima layanan. KTP menjadi dasar bagi banyak layanan keseharian seperti layanan perbankan, pembuatan SIM, asuransi kesehatan, penerbangan dan lainnya.

Bahkan, untuk pertama kali KTP telah digunakan sebagai kartu pemilih dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2009. KTP yang demikian lekat dengan kehidupan sehari-hari memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya sebagai alat bukti diri penduduk tetapi juga sebagai dasar bagi pembentukan basis data kependudukan yang dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan, Pemilu, pembinaan tenaga kerja, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan dan keamanan negara.

Serangan teroris terhadap hotel JW Marriott pada tanggal 17 Juli 2009 dilakukan oleh pelaku yang mengantongi KTP palsu. Seorang penjebol rekening bank ditangkap oleh Polisi dan ditemukan memiliki lima buah KTP yang berbeda pada tanggal 25 Juli 2009. Telah disita sebanyak 88.000 KTP palsu sepanjang tahun 2008 di DKI Jakarta.

Tentunya kita tidak menginginkan keamanan negara terganggu karena dimungkinkannya memperoleh KTP palsu dan ganda. Tetapi pada saat yang sama, KTP tetap mudah diperoleh dan digunakan secara sah oleh penduduk yang berhak atas KTP tersebut. Bahkan, KTP dapat berlaku secara nasional sehingga penduduk yang memerlukan mobilitas tinggi antar daerah tidak harus memiliki banyak KTP lokal.

Lahirnya Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan adalah langkah awal yang sangat penting bagi negara untuk melakukan penertiban terhadap penerbitan dokumen kependudukan dan pembangunan basis data kependudukan. Dalam Pasal 63 Ayat 1 UU No. 23 Tahun 2006, disebutkan bahwa penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 KTP.

Untuk dapat mengelola penerbitan KTP yang bersifat tunggal dan terwujudnya basis data kependudukan yang lengkap dan akurat diperlukan dukungan teknologi yang dapat menjamin dengan tingkat akurasi tinggi ketunggalan identitas seseorang dan kartu identitas yang memiliki metoda autentikasi kuat dan pengamanan data identitas yang tinggi untuk mencegah pemalsuan dan penggandaan.

Dalam tulisan ini, penulis akan membahas unsur-unsur teknologi untuk mendukung terselenggaranya tertib administrasi kependudukan dengan penerapan KTP berbasis NIK secara nasional yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip atau disebut sebagai e-KTP, dan terbangunnya database kependudukan yang lengkap dan akurat sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan antara lain: perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan, Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah, proyeksi penduduk setiap wilayah, verifikasi kebenaran berbagai dokumen dan data kependudukan.

Nomor Induk Kependudukan

Nomor identifikasi nasional digunakan oleh banyak negara seperti Amerika Serikat, Brasil, Belgia, Spanyol, Afrika Selatan, Malaysia dan China untuk keperluan pendaftaran penduduk, pelayananan pajak, jaminan kesehatan, pendidikan dan jaminan sosial. Nomor ini pada umumnya diberikan kepada penduduk ketika lahir atau mencapai umur dewasa 16 – 18 tahun.

Nomor identifikasi nasional dibentuk dalam berbagai format. Di China, nomor identifikasi nasional memiliki 18 digit dengan format RRRRRRYYYY1937MMDDSSSC yang diberikan kepada semua warga negara yang berusia 16 tahun ke atas. RRRRRR merupakan kode wilayah di mana seseorang lahir, YYYYMMDD adalah tanggal lahir, SSS adalah angka urutan bagi orang-orang yang lahir pada tanggal dan tempat yang sama. Angka urutan ganjil untuk laki-laki dan genap untuk perempuan. Huruf terakhir C merupakan nilai checksum dari 17 digit di muka.

Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan memuat pengaturan dan pembentukan sistem yang mencerminkan adanya reformasi di bidang Administrasi Kependudukan. Salah satu hal penting adalah pengaturan mengenai penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK adalah identitas Penduduk Indonesia dan merupakan kunci akses dalam melakukan verifikasi dan validasi data jati diri seseorang guna mendukung pelayanan publik di bidang Administrasi Kependudukan.

Sebagai kunci akses dalam pelayanan kependudukan, NIK dikembangkan ke arah identifikasi tunggal bagi setiap Penduduk. NIK bersifat unik atau khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia dan berkait secara langsung dengan seluruh Dokumen Kependudukan. Pada Pasal 13 Ayat (3) UU No. 23 Tahun 2006 disebutkan bahwa NIK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicantumkan dalam setiap Dokumen Kependudukan dan dijadikan dasar penerbitan paspor, surat izin mengemudi, nomor pokok wajib pajak, polis asuransi, sertifikat hak atas tanah, dan penerbitan dokumen identitas lainnya.

NIK terdiri dari 16 (enam belas) digit terdiri atas:
a.6 (enam) digit pertama merupakan kode wilayah provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan tempat tinggal pada saat mendaftar;
b.6 (enam) digit kedua adalah tanggal, bulan, dan tahun kelahiran dan khusus untuk perempuan tanggal lahirnya ditambah angka 40; dan
c.4 (empat) digit terakhir merupakan nomor urut penerbitan NIK yang diproses secara otomatis dengan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan).

Sebagai contoh seorang wanita pemilik KTP di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat yang lahir pada tanggal 27 Nopember 1976 memiliki NIK 1371016711760003.

KTP Bersidik Jari dan Chip

Bagaimana mewujudkan KTP yang tunggal bagi setiap penduduk sehingga NIK bisa menjadi kunci akses bagi penduduk untuk mendapatkan layanan publik baik oleh pemerintah maupun swasta? Teknologi berperan penting dalam mendukung terwujudnya identitas tunggal penduduk. Dalam hal ini, setiap manusia memiliki ciri-ciri fisik khusus yang unik dan dapat menunjukkan ketunggalan identitas seseorang dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Ciri-ciri fisik tersebut dikenal sebagai biometrik. Ada beberapa macam biometrik yang dapat digunakan untuk menentukan identitas seseorang yaitu ciri-ciri retina atau iris, pengujian DNA, geometri tangan, pola vascular, pengenalan wajah, suara dan tanda tangan. Dari berbagai biometrik ini, sidik jari memiliki dua karakteristik penting yaitu (1) sidik jari memiliki ketetapan bentuk seumur hidup manusia (Prabhakar 2001); dan (2) tidak ada dua sidik jari yang sama (Pankanti 2002). Di samping itu, pengambilan dan pemadanan sidik jari cukup mudah dilakukan dan tidak memakan biaya mahal dibandingkan dengan jenis biometrik yang lain.

Untuk meningkatkan keamanan kartu identitas dari pemalsuan dan penggandaan, data sidik jari beserta biodata, pas photo dan gambar tanda tangan disimpan dalam keadaan terenkripsi dan bertanda tangan digital ke dalam sebuah chip untuk keperluan identifikasi jati diri seseorang. Pembacaan dan penulisan kartu dilakukan melalui proses autentikasi dua arah antara kartu dan perangkat pembaca elektronik.

NIK, nama dan data lainnya di dalam chip dapat dibaca secara elektronik. Kartu identitas tersebut juga dilengkapi dengan fitur keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design. KTP berbasis NIK yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip atau disebut sebagai e-KTP berukuran sebesar kartu kredit atau ATM.

e-KTP yang saat ini tengah digodok pemerintah bakal jauh lebih canggih dari KTP yang kita gunakan sekarang. Dibenamkan chip mungil di dalamnya, e-KTP pun sudah merekam sidik jari pemiliknya.

Dijelaskan Husni Fahmi, Kepala Program e-KTP dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), latar belakang pembuatan e-KTP ini berasal dari UU 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa di dalam KTP itu harus memiliki kode keamanan dan rekaman elektronik.

Nah, kode keamanan di e-KTP itu sidik jari, sedangkan rekaman elektronik itu chip. Inilah yang paling membedakan e-KTP dengan KTP yang kita gunakan sekarang,” tuturnya kepada detikINET, Rabu (30/12/2009).

Husni menambahkan, nantinya ada 10 jari yang direkam dari penduduk yang kemudian akan dikirim ke data center kependudukan di Jakarta. Lalu selanjutnya adalah dilakukan proses pemadanan (identifikasi) untuk memastikan bahwa sidik jari tersebut tunggal atau belum terdaftar sebelumnya.

“Kalau terbukti tunggal maka akan direspon ke sistem bahwa data ini memang tunggal (belum didaftarkan sebelumnya-red.), kemudian bakal direkam ke chip yang disematkan ke e-KTP. Kalau data sidik jari ketahuan ganda, maka tidak bisa diproses,” lanjutnya.

Meski ada 10 sidik jari yang direkam, namun yang dibenamkan ke chip di e-KTP itu hanya 2 jari, yakni kedua jari telunjuk.

e-KTP memang merupakan program milik Departemen Dalam Negeri. Namun dalam pelaksanaannya, proyek ini mendapat bantuan dari BPPT untuk hal teknologi, Lembaga Sandi Negara, serta Institut Teknologi Bandung.

( ash / faw/ detik.net)

(Dr Husni Fahmi/Kepala Program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan /SIAK – BPPT)

Keeeerrreeeeennn….. !!!!!

its cool bro ……

Salut gw buat program e-KTP oleh  yang sedang dikerjakan oleh Depdagri melalui BPPT ……….!!!!!

Walaupun masih banyak pro kontra tentang program ini, baik dalam hal kurang maksimalnya teknologi yang dibenamkan dalam e-KTP ini sehingga diperkirakan nantinya teknologi ini tidak dapat dikembangkan untuk fasilitas lain seperti SIM, kartu berobat, dll  atau tentang standard internasional yang diterapkan secara sepotong-sepotong dan berbagai hal lainnya.

Bagaimanapun program e-KTP yang mengadopsi teknologi China dan Jerman ini masih dalam tahap ujicoba dengan menyebar 150 ribu e-KTP mulai November 2009 kemarin di 6 kecamatan yang berada di 4 Kota dan 2 Kabupaten yaitu (1) Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang; (2) Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta; (3) Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar; (4) Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar; (5) Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon; dan (6) Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dan program ini masih berjalan sampai dengan sekarang.

Semoga setelah ujicoba ini selesai, dapat dievaluasi hal-hal yang telah dicapai secara komprehensif, sehingga dapat diketahui kendala, hambatan, kelemahan dan lain sebagainya. Dengan mendapat masukan berbagai pihak diharapkan program e KTP ini dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya memiliki  fungsi / nilai pemanfaat  yang maksimal dan optimal demi kesejahteraan bangsa Indonesia.  Tidak hanya E-KTP yang dianggarkan menelan biaya Rp 6,6 Trilyun diperuntukan sebatas sebagai kartu  identitas diri dan sidik jari seperti yang sedang diselenggarakan, tapi lebih luas dari itu dapat dikembangkan teknologinya sebagai Surat izin mengemudi, Catatan Medis, pembayaran, sarana dan prasarana umum seperti MyKad di Malaysa, atau selain identitas diri juga sebagai riwayat kesehatan, sertifikat kewenangan, pass perbatasan, dan pelayanan online seperti e-ID di Thailand, atau bakhan sebagai riwayat bantuan langsung tunai yang sedang digalakkan pemerintah untuk masyarakat kurang mampu.

Hal ini merupakan langkah awal yang mantap dalam mewujudkan “efisiensi” dan memberikan berbagai manfaat bagi penggunanya dalam banyak hal.

Semoga tujuan yang mulia dari program e -KTP  yang sedang diselenggarakan oleh Depdagri melalui BPPT dapat benar – benar tercapai, dan bukanlah isapan jempol belaka……

Amiin……….

Mari kita dukung dan awasi bersama !!!!!!!

 

Tags: ,

16 responses to “Mari dukung program e-KTP Indonesia !!!!!!

  1. Ferdy

    April 21, 2010 at 2:44 pm

    Saya telah d tipu oleh ALAM”PULSA senila 6juta yang beralamat d jln. Sangkurian no.66 dago bandung dengan modus pulsa murah, tlog yg beralamat d kota bandung untuk melaporkan ke polisi unt menangkap pelakunya

     
    • ardikurniawan

      August 28, 2010 at 8:16 am

      sip brader silahkan menghubungi penjagaan polrestabes bandung jalan jawa no 1 bandung telp (022) 4203500 – 4244444 atau polsekta coblong jalan sangkuriang telp : (022) 2502532 . pasti dilayani brader…..

       
  2. hamdiansyah

    August 27, 2010 at 3:07 pm

    SAYA SBG ANAK BANGSA BEGITU BERSEMANGAT SEKALI SETELAH PEMERINTAH KITA AKHIRNYA BAKAL MELUNCURKAN E KTP CANGGIH SETANDING DGN NEGARA JIRAN KITA YG SUDAH JAUH MAJU KEHADAPAN , IIN MERUPAKAN SATU TAHAP KEMAJUAN DIBIDANG INFORMASI DAN TECHNOLOGY DIMANA DISELURUH DUNIA SECARA UMUMNYA SUDAH BANYAK YG MENGGUNAKAN E KTP INI UNTUK MEMUDAHKAN URUSAN PEMERINTAHAN MAUPUN SWASTA SERTA UNTUK BERBAGAI KEMUDAHAN LAINNYA DAN UNTUK TUJUAN KESELAMATAN SESEORANG ITU SENDIRI SBG WARGANEGARA YG BERTANGGUNG JAWAP MARILAH KITA SELURUH RAKYAT BESAR & BANGSA INDONESIA SAMA-SAMA KITA DUKUNG DAN JAYAKAN PROYEK BERTECNOLOGY TINGGI PEMERINTAH KITA SETELAH REFORMASI INI…SEMOGA INDONESIA TERUS MAJU JAYA JUGA!!!!………………..MERDEKA..MERDEKA..MERDEKA INDONESIAKU TERCINTA…AMIN!!

     
    • ardikurniawan

      August 28, 2010 at 8:10 am

      siip, betul brader……. mari kita dukung bersama

       
  3. hamdiansyah

    August 27, 2010 at 3:12 pm

    MARI KITA KALAHKAN MALAYSIA NEGARA KECIL YG BELAGAK SOMBONG ITU…DAN MEREKA SENDIRI ATAS PERTOLONGAN DARI BRITISH COLONIAL JGK MAKANYA BISA CEPAT MAJU TECNOLOGINYA KARENA MALAYSIA ITU TIKUS KECIL PELIHARAAN BRITISH COLONIAL KALAU MALAYSIA BOLEH………..INDONESIA BISA!!!

     
  4. hamdiansyah

    August 30, 2010 at 7:40 am

    ALAM PENIPUAN DUNIA MAYA MMG BISA TERJADI DIMANA SAJA DAN SGT CEPAT SEKALI KARENA SANG PENIPU INI PASTINYA BUKAN SEMBARANGAN ORG SUDAH TENTU MEREKA INI SALAH SEORANG AHLI ATAU PAKAR CERDIK PANDAI DI BIDANG TECHNOLOGI PERKOMPUTERAN , MAKANYA PEMERINTAH KITA HARUS MENYEGERAKAN PROYEK E KTP CANGGIH INDONESIA INI BERGUNA UNTUK MEMPERCEPAR PROSES PENDETEKSIAN SISTEM DATA BIOMETRIK CANGGIH BERKECEPATAN TINGGI UNTUK SEGERA MEMUDAHKAN APARAT PEMERINTAH KITA MENGESAN DAN MEMBACA DATA BIOMETRIK / CAP JARI DGN MENGGUNAKAN ALAT PEMBACA OTOMATIS YG SAMA DIMILIKI NEGARA-NEGARA JIRAN DARIPADA PENIPUAN DAN PEMALSUAN DATA SESEORANG ITU AGAR LEBIH CEPAT DAN SELAMAT DGN ADANYA BANTUANALAT PEMBACA E KTP NANTI OTOMATIS NANTI MAKA AKAN MUDAH PIHAK APARAT PEMERINTAH , SWASTAN PERBANKAN UNTUK MEMASTIKAN PENGESAHAN DATA SECARA CEPAT DAN BERKESAN & SELAMAT

     
  5. hamdiansyah

    August 30, 2010 at 8:03 am

    SAYA HARAF PEMERINTAH KITA JUGA HARUS MENYEDIAKAN ALAT PEMBACA E KTP INI SECARA OTOMATIS YG BISA DICEK KAPAN SAJA DAN DIMANA SAJA BERADA SPERTI YG SUDAH DILAKSANAKAN DI BEBERAPA NEGARA ASEAN TERMASUK MALAYSIA…UNTUK TUJUAN KESELAMATAN DAN PENGESAHAN IDENTITAS SESEORANG PEMEGANG E KTP YG SEBENARNYA! DARI DIPALSUKAN DAN DIGANDAKAN SECARA TIDAK SAH…..TANGKAP DAN PENJARAKAN BAGI SEORANG YG TERBUKTI MEMBAWA E KTP MILIK ORG LAIN BAGI TUJUAN UNTUK MENYALAH GUNAKAN MEMBUAT KEJAHATAN DAN KRIMINALITAS SERTA PEMALSUAN

     
  6. HAMDIANSYAH

    August 30, 2010 at 2:03 pm

    KALAU KITA PERHATIKAN , KNAPA PEMERINTAH RI BARU SKRG MULAI MENCOBA PELUNCURAN E-KTP INI SEDANGKAN KALAU PEMERINTAH MULA MEMBIKIN DARI ZAMAN MILENIUM SEAWAL THN 2000 LAGI SUDAH TENTU TIDAK AKAN TERJADI LEDAKAN BOM PIHAK TERORIS YG SUDAH MENCORENG NAMA BAIK N INDONESIA DI MATA DUNIA SEDANGKAN KEBANYAKAN NEGARA-NEGARA JIRAN KITAPUN MEREKA SUDAH SEJAK AWAL THN 2000 LG MELUNCURKAN PROYEK E KTP INI CONTOHNYA N JIRAN KITA YG TERDEKAT MALAYSIA DAN SPORE MEREKA SUDAH JAUH LEBIH DULU MENGETATKAN SISTEM KESELAMATN DATA WARGANEGARA MEREKA DARI DISALAH GUNAKAN DAN DI PALSUKAN MANUSIA YG TDK BERTANGGUNG JAWAP MYKAD MALAYSIA DAN SPORE DIKATAKAN YG MPUNYAI 64KB DAN BISA MEMUATKAN DATA SEHINGGA 500.000 KALI LIPAT GANDA BERBANDING E KTP KITA YG MIKROCIPNYA HANYA 4KB SAJA????APA YG BISA DIDATAKAN KALAU CUMA 4KB???? YA PAK!

     
    • ardikurniawan

      September 1, 2010 at 1:47 am

      saya setuju dengan pendapat saudara, namun demikian lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, iya kan ? sepertinya ada hal-hal lain yang lebih diprioritaskan oleh pemerintah Indonesia pada saat itu sehingga programnya baru bisa di ujicoba sekarang. Bagaimanapun adalah hak dan kewajiban kita bersama selaku anak bangsa untuk memberikan masukan dan saran yang membangun sehingga program ini tepat guna, optimal guna dan untuk kemaslahatan bersama….. Mari kita awasi bersama-sama pelaksanaannya

       
  7. HAMDIANSYAH

    August 30, 2010 at 2:13 pm

    SAYA HARAF PEMERINTAH RI DARI TAHUN KE TAHUN SENANTIASA MENGAMBIL BERAT TENTANG KEPERLUAN DATA KESELAMATAN WNI SUPAYA TIDAK MUDAH DISALAH GUNAKAN ORG LAIN UNTUK TUJUAN KEJAHATAN SERTA PENIPUAN DOKUMENTASI SESEORANG ITU, PERKEMASKAN DAN PERTINGKATKAN LAGI MUTU EKTP AGAR RAKYAT SEMAKIN BIJAK DAN TIDAK KETINGGALAN ZAMAN TERUS JIKA DIBANDINGKAN NEGARA-NEGAR JIRAN KITA YG SUDAH JAUH LEBIH MAJU KEHADAPAN…..SEBISANYA PEMERINTAH RI HARUS MENAMBAHKAN KAPASITAS MIKROCIP YG ADA DI EKTP SEHINGGA 100KB BARU E KTP KITA KEREN DAN JAUH LEBIH MAJU DARI MALAYSIA & SPORE , MALAYSIA SEMAKIN SOMBONG KARENA MEREKA MERASA JAUH LEBIH MAJU DARI SISTEM PEMERINTAHAN KITA DAN MEREKA SEMAKIN SERING MENGGEROGOTI PERBATASAN DAN PULAU KITA KARENA MEREKA RASA MEREKA JAUH LEBIH BAIK DRPD NEGARA KITA…..AYO INDONESIA BANGKIT DAN MAJU KEDEPAN TERUS PANTANG MUNDUR!!!!

     
    • ardikurniawan

      September 1, 2010 at 1:49 am

      Dukung …… Awasi ……. Laporkan ….!!!!!

       
  8. hamdiansyah

    September 1, 2010 at 1:31 pm

    SALAM BERTEMU KEMBALI…SAYA MEMPUNYAI IDE YG MUNGKIN BISA DIKEMBANGKAN OLEH PEMERINTAH KITA WALAUPUN MUNGKIN IDE SAYA INI TDK BISA DITERIMA SEPENUHNYA TAPI SAYA SBG WNI YG PERLU BERSAMA-SAMA MEMBERI SARAN DAN IDE UNTUK TUJUAN KEBAIKAN KITA SEMUA INSYALLAH…BEGINI BGAIMANA KALAU SEKIRANYA JIKA SELURU WNI YG SUDAH ADA E KTP INI TIDAK PERLU MENGGUNAKAN T TANGAN LG, CUKUP HANYA CAP JARI SAJA INI TERBKTI LEBIH CEPAT DAN SELAMAT JIKA DIOTOMATISKAN SEMUA SISTEM PENDATAANYA DAN 1 LG COBA TOLONG BENTUK 1 JABATAN SAJA TAK PERLU TERLALAU BANYAK AGEN DAN BIROKRASI KETIKA MEMBUAT E KTP INI, KARENA IANYA BISA MENGHEMAT WAKTU DAN LEBIH MENGHEMATKAN DANA PROYEK ITU SENDIRI, KALAU DI BRUNEI MEREKA ADA REGISTERATION CITIZEN OF DEPARTMEN BRUNEI DARUSALLAM ( JABATAN WARGANEGARA BRUNEI DARUSALAM) SAJA, NAH KITA KNAPA HRS TERLALU BNYAK AGEN DAN BIROKRASI UNTUK PEMPROSESAN EKTP INI???

     
  9. kamaruddin

    October 2, 2011 at 3:10 am

    menurut saya itu adalah langka dan ide yang palling bagus saya sangat mendukung sekali,dan menurut saya pribadi seharusnya negara kita sudah dari dulu kenapa baru sekarang masak ketinggalan jauh dari negara tetanggga,seperti malaysia,singapura.yg saya ketahui dari dulu bangsa kita selalu ketinggalan jauh dibelakang dg negara lain.
    ya Allah selamatkanlah bangsa ini dan lindungilah dari segala bencana sehingga bertambah makmur.rakyat yg baik adalah yg bisa memahami pemerintahannya dan peminpin yang baik adalah yg mengetahui segala keperluan semua bangsanya.saya sarankan supaya bangsa ini tidak menghalang2i pembangunan pemerintah selagi tidak memudaratkan dan banyak keuntungan bagi semua rakyat indonesia.

     
    • ardikurniawan

      October 3, 2011 at 8:11 am

      setuju brader, mari kita dukung bersama – sama

       
  10. Akilah

    February 22, 2013 at 7:11 am

    Precisely what truly influenced you to create “Mari dukung program e-KTP Indonesia !
    !!!!! | Ardi Kurniawan”? I actuallyabsolutely enjoyed the
    blog post! Thanks for your time ,Lorena

     
    • ardikurniawan

      April 14, 2013 at 8:40 am

      thank you for coming, let’s make indonesia better

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: